Remahan.com

Evaluasi Zonasi PPDB Bermasalah, Jokowi: Tanyakan ke Mendikbud Detailnya

Joko Widodo

REMAHAN.com - Presiden Joko Widodo mengakui bahwa sistem zonasi yang diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bermasalah dan mengalami banyak kendala.

Jokowi seperti yang diberitakan CNNIndonesia mengakui banyak hal yang harus dievaluasi dari penyelenggaraan PPDB.

"Tanyakan kepada Menteri Pendidikan (Menteri Pendidik dan Kebudayaan) memang di lapangan banyak masalah yang perlu dievaluasi," kata Jokowi di sela penyerahan 3.000 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat, di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Kamis (20/6)

Saat ditanya mengenai apa hal yang harus dievaluasi soal PPDB, Jokowi kemudian meminta wartawan untuk menanyakan langsung kepada Mendikbud, Muhadjir Effendy.

Baca: Studi Komparasi Perpustakaan, Pejabat Pemko Padang Kunjungi Dispusip Pekanbaru

"Tanyakan ke Mendikbud detailnya," kata Jokowi.

Kehadiran Jokowi di Surabaya sempat diwarnai teriakan protes warga terkait sistem zonasi PPDB.

Peristiwa itu terjadi usai Jokowi menghadiri akad nikah putri dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di area Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya, Kamis, (20/6). Rm

53 0

Artikel Terkait

Bagaimana Kelanjutan Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru? Berikut Penjelasan Kadisdik
Bagaimana Kelanjutan Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru? Berikut Penjelasan Kadisdik

Edukasi

Bagaimana Kelanjutan Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru? Berikut Penjelasan Kadisdik

Geser UGM, UI Perguruan Tinggi Terbaik Tahun Ini
Geser UGM, UI Perguruan Tinggi Terbaik Tahun Ini

Edukasi

Geser UGM, UI Perguruan Tinggi Terbaik Tahun Ini

Kecamatan dan Kelurahan di Pekanbaru Didorong Segera Miliki Perpustakaan
Kecamatan dan Kelurahan di Pekanbaru Didorong Segera Miliki Perpustakaan

Edukasi

Kecamatan dan Kelurahan di Pekanbaru Didorong Segera Miliki Perpustakaan

Artikel Lainnya

Seperti Ini Kebiasaan Baca Buku Bill Gates dan Warren Buffett
Seperti Ini Kebiasaan Baca Buku Bill Gates dan Warren Buffett

Edukasi

Seperti Ini Kebiasaan Baca Buku Bill Gates dan Warren Buffett

Bocah 3 Tahun dari Malaysia Jadi Anggota Orang Jenius Termuda
Bocah 3 Tahun dari Malaysia Jadi Anggota Orang Jenius Termuda

Edukasi

Bocah 3 Tahun dari Malaysia Jadi Anggota Orang Jenius Termuda

Wacana Hapus UN, Buya Syafii: Jangan Serampangan, Ini Bukan GoJek
Wacana Hapus UN, Buya Syafii: Jangan Serampangan, Ini Bukan GoJek

Edukasi

Wacana Hapus UN, Buya Syafii: Jangan Serampangan, Ini Bukan GoJek

Komentar